Upaya Pemkab Magetan Dalam Penanganan Bencana" INI YANG DILAKUKAN"
Magetan, - Dalam penanggulangan bencana di wilayah kabupaten magetan, BPBD Magetan melaksanakan Geladi untuk penanganan bencana banjir, yang terangkum dalam Peringatan dini,(09/12)
Peringatan dini merupakan serangkaian kegiatan pemberian peringatan sesegera mungkin kepada masyarakat tentang kemungkinan terjadinya bencana pada suatu tempat oleh lembaga yang berwenang.
Berdasarkan Undang Undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana mengamanatkan peringatan dini sebagai bagian dari penyelenggaraan penanggulangan bencana dalam situasi terdapat potensi terjadinya bencana, di samping upaya kesiapsiagaan dan mitigasi bencana (Pasal 34 huruf b).
Seperti halnya yang di selenggarakan di desa ngelang,kecamatan kartoharjo ,kabupaten magetan,Direktorat peringatan dini ,Deputi bidang bencana ,Badan nasional penanggulanan bencana, laksanakan penyelenggarakan geladi sistem peringatan dini bencana
Kegiatan ini bertujuan untuk pengambilan Tindakan cepat dan tepat dalam rangka mengurangi risko bencana, serta persiapan tindakan tanggap darurat. Peringatan dini ini dilakukan melalui beberapa tahapan yaitu pengamatan gejala bencana, analisis hasil pengamatan gejala bencana, pengambilan keputusan oleh pihak yang berwenang, penyebarluasan informasi tentang peringatan bencana dan pengambilan tindakan oleh masyarakat.
Dalam kegiatan ini di hadiri oleh DPR RI,DPR Propinsi,kepala BPBD,Forkopimca kartoharjo,kepala desa se-kecamatan kartoharjo, Relawan Desa nglang,dan tamu undangan
Hal ini untuk mendorong Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sebagai lembaga yang mempunyai fungsi komando, koordinasi dan pelaksana penanggulangan bencana untuk menyediakan layanan informasi peringatan dini bencana yang terintegrasi berbasis laman atau website.
BNPB mengharapkan masyarakat dapat mengakses dan mendapatkan informasi peringatan dini secara cepat dan jelas.
BNPB telah melakukan penyebarluasan informasi peringatan dini melalui beberapa media, yaitu surat resmi, jejaring sosial atau WAG (whatsapp group), pemasangan alat peringatan dini, pemasangan rambu-rambu daerah rawan bencana dan peringatan dini dengan lewat akun sosial media dan website. Beragamnya media tersebut merupakan upaya penyesuaian kondisi masyarakat yang berbeda-beda antara satu daerah dengan daerah lain. Website peringatan dini bencana akan menampilkan informasi harian, bulanan dan insidental(mar)
Komentar